Bahan kimia
Pengertian bahan kimia
Dewasa ini kita sering mendengar dari media-media atau orang-orang tentang bahan kimia. Akan tetapi apa yang di maksud dengan bahan kimia?
Bahan kimia adalah suatu yang digunakan di dalam makanan atau minuman, yang didapat melalui proses kimia.(wikipedia B.Melayu .Ensiklopedi bebas)
Macam-macam bahan kimia
Bahan kimia yang baik
A.BTP(Bahan Tambahan Pangan)
Bahan atau campuran bahan kimia secara alami bukan merupakan bagian dari bahan pangan, tetapi di tambahkan kedalam pangan.Tujuannya, untuk memperbaiki karakter pangan agar kualitasnya meningkat. Fungsi BTP antara lain untuk mengawetkan makanan,mencegah pertumbuan mikroba perusak pangan,mencegah terjadinya reaksi kimia yang dapat menurunkan mutu pangan dan membentuk makanan menjadi lebih baik, reyah serta lebih enak di mulut juga digunakan untuk memberi warna dan kualitas pangan.
Sementara jenis pewarna yang diizinkan adalah pewarna alami misalnya kuyit,daun suji, dan pewarna buatan dalam kategori food grade. Untuk pemanis yang diizinkan yakni sakarin, aspartme, siklamat. Sedangkan zat pengawet yang diizinkan antara lain benzozt, propionat, nitrit, nitrat, sorbat, dan sulfit. Satu atau beberapa jenis makanan tertentu, tetapi belum tentu hal sama berlaku pada jenis makanan lain.
Pengawet propionat banyak digunakan pada produk roti, cake, dan kue- kue basah. Adapun sulfit biasanya digunakan pada produk manisan buah. Ada juga yang menambahkan sulfit pada gula merah agar tampak coklat muda dan keras. Pengawet nitrat / nitrit biasa ditambahkan pada produk daging misalnya dendeng, sosil, salami dan kornet agar daging berwarna merah. ( http// www.google.com)
B. Aspartam
Aspartman merupakan pemanis sintetis non-karbohidrat, dengan rumus kimia C14H18N2O5. Atau merupakan bentuk metil ester dari dipeptida dua asam amino yaitu asam amino aspartat dan asam amino essensial fenilalanin.
Aspartam merupakan pemanis rendah kalori dengan kemanisan 200 kali kemanisan gula (sukrosa), sehingga untuk mencapai titik kemanisan yang sama diperlukan aspartam kurang dari satu persen sukrosa. Seperti banyak peptida lainnya, kandungan energi aspartam sangat rendah yaitu sekitar 4 kCal (17 kJ) per gram untuk menghasilkan rasa manis sehingga kontribusi kalorinya bisa diabaikan sehingga menyebabkan aspartam sangat populer untuk menghindari kalori dari gula.
Keunggulan aspartam yaitu mempunyai energi yang sangat rendah, mempunyai cita rasa manis mirip gula, tanpa rasa pahit, tidak merusak gigi, menguatkan cita rasa buah-buahan pada makanan dan minuman, dapat digunakan sebagai pemanis pada makanan atau minuman pada penderita diabetes. Aspartam telah dinyatakan aman digunakan baik untuk penderita kencing manis, wanita hamil, wanita menyusui bahkan anak-anak. Pengecualiannya hanya satu, penderita fenilketonuria. Menurut US Food and Drug Administration (FDA), The Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA), Americam Medical association (AMA), The American Council On Sience and Health (ACSH) aspartam merupakan bahan makanan yang aman bagi kesehatan, hanya berpengaruh pada rasa manis. (http// www.google.com)
Bahan kimia yang tidak baik
A. Rhodamin B dan Metanil Yellow (pewarna kuning)
Berdasarkan hasil penelitian banyak ditemukan zat pewarna Rhodamin dan Metanil Yellow pada produk indrustri rumah tangga. Rhodamin adalah bahan kimia yang digunakan untuk pewarna merah pada industri tekstil plastik.
Rhodamin B dan Metanil Yellow biasanya sering digunakan untuk mewarnai makanan seperti, krupuk, makanan ringan, terasi, kembang gula, sirup, biskuit, sosis, makaroni goreng, minuman ringan, cendol, manisan, gipang, dan ikan asap. Makanan yang diberi zat pewarna ini biasanya berwarna lebih terang dan memiliki rasa agak pahit. Kelebihan dosis Rhodamin B dan Metanil Yellow bisa menyebabkan kanker, keracunan, iritasi paru-paru, mata, tenggorokan, hidung dan usus.
B. Asam salisifat (Aspirin)
Asam Salisilat adalah salah satu bahan kimia yang banyak digunakan sebagai bahan intermediet dari pembuatan obat-obatan seperti anti septik dan anal gesik serta pembuatan bahan baku untuk keperluan farmasi. Beberapa kasus pernah ditemukan adalah penggunaan asam salisifat pada produksi buah dan sayur. Asam salisifat bukan pestisida, melainkan sejenis antiseptik yang salah satu fungsinya untuk memperpanjang daya keawetan. Biasanya sayur yang disemprot asam salisilat berpenampilan sangat mulus tak ada lubang bekas hama. Pada sebagian petani ada juga yang coba-coba menggunakan bahan kimia untuk mengusir hama. Salah salah satu bahan yang digunakan untuk itu adalah asam salisilat.
Asam salisilat yang disemprotkan pada buah untuk mencegah jamur, sedangkan pada sayuran, asam salisilat digunakan untk mencegah hama. Sebuah survei menyebutkan bahan asam salisilat pada sayuran non organik jumlahnya enem kali lipat lebih bayak dibandingkan sayuran organik. Asam salisilatakamn terserap tanaman dan meninggalkan residu dalam jaringan tanaman.Karena residunya ada dalam jaringan, maka asam salisilat tak akan hilang maskipun sayur atau buah dicuci bersih.
C.formalin
Formalin merupakan zat kimia dengan rumus (CH2O). Formalin bisa dihasilkan dari pembakaran bahan yang mengandung karbon yang terkadang dalm asap kebakaran hutan, knalpot mobil, dan asap tembakau. Fornelin banyak digunakan dirumah sakit untuk mengawetkan mayat, mengeringkan kulit, dan membalsem badan orang mati untuk mematikan bakteri. Sedangkan dalam industri formalin formalin banyak digunakan sebagai produksi folimer dan rupa-rupa bahan kimia.
Daftar kegunaan formalin pada dasarnya
1. Pengawet mayat
2. Pembasmi lalat dan seranggapenggangu lainya
3. Bahan pembuatan sutra sintetis, zat pewarna, cermin dan kaca
4. Bahan pembuatan dalam produk parfum dan pengawet kosmetik
5. Bahan pembuatan pupuk dalam urea
6. Dan dalam konsentrasi yang sangat kecil (kurang dari 1%) formalin digunakan sebagai cairan pencuci piring, pelembut kulit, shampo mobil, lilin, dan, pembersih karpet.
Kondisi tubuh
Kondisi tubuh yang sehat
Dimana kondisi tubuh saat itu tidak mengalami gangguan-gangguan baik jasmani maupun rohani. Dan juga badan merasa fit untuk melakukan kegiatan, baik kegiatan yang berat maupun ringan.
Kondisi tubuh yang tidak sehat
Kondisi tubuh ketika tidak sehat, badan merasa letih dan tudak merasa fit Dan apabila digunakan untuk melakukan kegiatan yang berat maupun ringan, dan badan akan sering terjangkit oleh penyakit.
(http/ www. Google.com)
Pengaruh makanan yang tercampur bahan kimia terhadap kesehatan tubuh.
Pengaruh yang akan kita dapatkan apabila kita sering mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia adalah tubuh akan sering terserang banyak penyakit yang berbahaya dan itu bisa menyebabkan kematian.
Kesimpulan
Dapat penulis simpulkan bahwa menjaga tubuh kita dari bahan-bahan yang berbahaya itu sangat penting. Karena dizaman yang modern ini manusia sering lalai dalam menjaga tubuh mereka dari bahan-bahan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, padahal menjaga tubuh sangatlah penting. .
Saran
Penulis menyarankan kepada siapa saja yang membaca makalah ini supaya sadar bahwa menjaga tubuh dari bahan-bahan yang berbahaya itu sangat penting. Karena tubuh ini adalah anugrah dari Allah SWT yang sangat berharga, dan kita patut untuk menjaganya dengan baik. Karena kalau bukan diri kita sendiri yang menjaga siapa lagi?. Dan penulis ingatkan sekali lagi jagalah tubuh dari bahaya bahan kimia.
Akhirnya penulisan makalah ini dapat penulis selesaikan. Meskipun tidak luput dari beberapa kessalahan. Oleh karena itu, apabila pembaca menemukan kesalahan atau kekurangan dalam penulisan makalah ini penulis memohon kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah yang akan datang.